Selama Ini Kita Abai Atas Pertolongan Allah

Selama Ini Kita Abai Atas Pertolongan Allah

Secara fitrah manusia adalah makhluk yang lemah. Selalu membutuhkan pertolongan orang lain untuk mengatasi kelemahannya.

Ini tidak hanya berlaku bagi orang miskin. Orang kaya pun juga pasti membutuhkan pertolongan orang lain dalam melakukan akivitasnya.

Namun terkadang, ketika kita menjalani hidup selalu ada saja badai yang tiba-tiba datang melanda tanpa aba-aba.

Tahu-tahu badai itu terjadi disaat kita tidak memiliki persiapan apa pun untuk menghadapinya. Sehingga mau tidak mau, terkadang kita merasakan perih yang begitu dalam atas badai yang menimpa itu.

Memang begitulah mekanisme hidup ini Allah ciptakan. Allah menyiapkan sebuah ‘kejutan’ yang membuat kita menjadi lebih dewasa dan lebih kuat dalam menghadapi berbagai terpaan kesulitan.

Coba kita ingat-ingat doa kita selama ini, lalu kita bandingkan dengan realita yang saat ini kita hadapi.

Di saat kita memohon kesabaran pada Allah, kita langsung diberi kesabaran atau kesempatan untuk bersabar?

Di saat kita memohon rezeki berlimpah pada Allah, kita langsung diberi rezeki dari langit atau kita diberi kesempatan untuk meraih rezeki yang berlimpah?

Di saat kita memohon kemudahan hidup, kita langsung diberi kemudahan atau justru diberi kesempatan agar urusan kita mudah?

Dalam surat al-Insyirah: 5-6 Allah menegaskan bahwa kemudahan itu datang setelah kesulitan. Jika saat ini kita sedang terhimpit kesulitan, pada dasarnya Allah ingin memberi kita kemudahan. Hanya saja, kita buru-buru su’udzon pada Allah kalau Allah sedang membuat hidup kita sulit.

Kita harus menghilangkan perasaan bahwa kesulitan yang kita hadapi adalah sesuatu yang membuat kita berhenti.

Mungkin Anda masih sulit dalam rezeki, lalu Allah beri peluang untuk berjualan online (misalnya)

Mungkin Anda masih sulit dalam mencari jodoh, lalu Allah beri peluang untuk memperbaiki diri agar lebih matang dalam berpikir dan berilmu

Mungkin Anda masih sulit dalam menghafal al-Qu’ran, lalu Allah beri peluang untuk membersihkan dosa Anda dengan terus mengulang-ulang ayat yang Anda hafal dalam waktu yang lama agar dosa Anda berguguran.

Banyak sekali hikmah jika kita mau merenungkan setiap episode kesulitan yang kita hadapi saat ini.

Dan sebenarnya, pertolongan Allah sangat dekat bahkan sedekat urat nadi kita sendiri. Mungkin butuh waktu untuk bisa memahaminya. Namun percayalah bahwa Allah selalu memberi pertolangan kita di setiap kesempatan.

Anda mungkin sangat Familiar dengan kata-kata dari Jack Ma tentang Mental Miskin ini. Dia berkata;

Paling sulit meyakinkan orang yang punya mental miskin.

Dibilang gratis mereka bilang “jebakan batman nih”

Dibilang ada sedikit investasi, mereka bilang “untungnya kecil dong?”

Dibilang investasi besar, mereka bilang ” wah, nggak punya uang.”

Diajak mencoba hal baru, mereka bilang “nggak ada pengalaman”

Dibilang “ini sama seperti bisnis lainnya”, mereka bilang “itu mah susah”

Dibilang “ini model bisnis baru” mereka bilang “ini mah MLM”

Disuruh buka toko, mereka bilang “gak ada kebebasan bro”

Kalau gitu buka bisnis aja,mereka bilang “gua keahliannya bukan itu, bro”

Mereka punya satu kesamaan, sukanya bertanya kepada mbah Google, tanya teman teman yang nasibnya sama, bahkan lebih parah, berpikir lebih banyak daripada professor, dan melakukan lebih sedikit daripada orang buta.

Coba tanyakan kepada mereka, apa yang bisa mereka lakukan.

Mereka tidak akan bisa menjawabnya.

Ya. Miskin masalah mental. Orang yang bermental miskin selalu mempersulit dirinya untuk berkembang dan mengambil peluang lebih besar.

Mereka takut mencoba hanya karena belum berpengalaman
Mereka takut memulai karena merasa tidak bakat
Bahkan mereka takut kaya karena merasa uang itu sumber dari kejahatan

Padahal mah, mereka doyan banget dengan duit. hehe

Termasuk beberapa orang yang japri ke nomor 0852 33 66 99 22 . Awalnya mereka tertarik join sebagai Pasukan Badar, lalu pilih mundur. Kesalahan saya adalah saya tidak menjelaskan apa Pasukan Badar itu.

Padahal saya membuka peluang bergabung dengan Pasukan Badar dengan harapan agar mereka yang ingin mencari penghasilan tambahan dari kerjaan utama mereka bisa terbantu. Modalnya pun cuman 180rb rupiah. Itupun sudah free 2 buku Melawan Kemustahilan karya Dewa Eka Prayoga. Manfaatnya kembali ke mereka berlipat-lipat.

Tapi saya tidak menyalahkan mereka yang mundur ya. Itu pilihan mereka masing-masing. Hanya saja ketika kita melihat sebuah peluang yang ada potensi menjawab doa-doa kita, kenapa tidak kita ambil?

Seperti yang tadi sudah saya sampaikan, ketika kita berdoa memohon rezeki yang berlimpah, Allah langsung memberi rezeki dari langit atau Allah memberi kesempatan agar rezeki itu mengalir pada kita?

Kita tidak tahu Allah memberi rezeki kita melalui apa nantinya. Tapi yang pasti, saya pribadi sangat terbantu dengan usaha sampingan ini. Saya pun tidak begitu tergantung dengan gaji yang saya dapatkan dari Dosen. Izin Allah…

Sayangnya pendaftaran Pasukan Badar hanya dibuka sampai tanggal 8 November saja. Anda boleh join boleh mempertimbangkan ulang. Saya berdoa pada Allah, semoga Allah senantiasa memberi kemudahan dalam segala urusan Anda.

Nah, sudahkah Anda menyadari betapa pertolongan Allah begitu dekat? Kita hanya perlu menyambutnya dengan tangan terbuka.

Siap?

Keep Learning & Growing

A. S. Rizal | JejakSemangat.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares