Filosofi Air Jernih

Filosofi Air Jernih

Melihat keindahan laut Wakatobi membuatku termenung. Sungguh menakjubkan keindahan alam yg Allah ciptakan untuk manusia di muka bumi ini.

Kejernihan air lautnya mengingatkanku pada hati.

Dengan air jernih, penglihatan kita bisa menembus dasar laut dg sempurna. Warna2 serta bentuk2 seluruh makhluk di dalamnya pun terlihat sangat jelas oleh mata. Selain keindahan yg bisa kita lihat, bahaya2 dalam lautpun terlihat jelas. Seumpama ada ikan hiu maupun ular laut berseliweran di bawah kita, kita bisa mengetahuinya dan kemudian menghindar.

Itu baru kelebihan air yg jernih. Bagaimana dg hati? Tak terbayangkan betapa dahsyatnya jika hati dalam keadaan bersih dan suci. Semua yg tampak di didepan mata akan terlihat jelas oleh penglihatan kita. Kitapun lebih mudah melihat mana pemandangan yg indah, dan mana pemandangan yg buruk. Semuanya akan terlihat jelas oleh penglihatan kita.

Bayangkan jika hati dlm keadaan keruh. Kita takakan mampu membedakan mana tindakan yg membawa keindahan, dan mana tindakan yg membawa keburukan. kekeruhan hati menyebabkan nurani terkunci. Membuat manusia buta akan hakikat dirinya. Bahkan lupa terhadap Tuhannya.

inilah mengapa Imam Ghazali dalam kitab Ihyaul Ulumuddin memprioritas kebersihan hati dibandingkan dg banyaknya ilmu pengetahuan. Bukan berarti beliau tidak memperdulikan ilmu pengetahuan. Namun justru dg kebersihan hati itulah ilmu pengetahun akan sangat mudah di serap oleh hati.

Hati adalah pintu gerbang hidayah Allah kepada manusia. Hanya hati yg jernihlah yg mudah ditembus oleh cahaya hidayah Allah. Semoga Allah memberi karunia itu kepada kita. Aamiin.

Wallahua’lam

#NulisDiKapalPakeHP

Diary: 18 November 2013
Oleh: Ahmad Saiful Rizal

Boleh dishare seluas-luasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares